Bahas Antrian BBM, Pemkab Bangka Gelar Rakor dengan Kepolisian, Pertamina dan Pemilik SPBU

oleh -55 Dilihat

Bangka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) stabilitas penyaluran BBM bersama Polres Bangka, Pertamina Patra Niaga, dan seluruh pemilik SPBU di Kabupaten Bangka, yang berlangsung dirumah dinas Bupati, Rabu (28/10/2026).

Rakor tersebut membahas kelangkaan dan antrean panjang di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Rapat dipimpin oleh Bupati Bangka Fery insani, didampingi wakil Bupati Bangka Syahbudin, Kadis perdagangan tenaga kerja kabupaten Bangka Ismir, Kapolres Bangka, AKBP indra Fery Dalimunthe, Sales Branch Manager Pertamina Bangka Sandi Saryanto serta perwakilan pemilik SPBU.

Bupati Bangka mengatakan, Pemkab ingin memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak menimbulkan gejolak sosial. Ia mengacu pada kesepakatan di daerah tetangga, Kabupaten Bangka Tengah yang telah menyepakati pengaturan jam operasional SPBU mulai pukul 05.00 WIB untuk solar subsidi dan pukul 06.00 WIB untuk SPBU lainnya.

“Kita tidak mencari masalah, tapi mencari solusi. Kita ingin antrean di SPBU bisa terurai, pelayanan cepat, dan tidak ada penyalahgunaan BBM subsidi,” ujar Fery insani

Dalam rakor tersebut, beberapa poin disepakati adalah Pengaturan Jam Operasional SPBU yang menjual Biosolar diminta buka lebih awal mulai pukul 05.00 WIB. Dan setiap SPBU wajib menambah petugas nozzle dan memperbaiki sarana parkir/kantong parkir agar tidak mengganggu jalan umum.

Polres Bangka bersama Pertamina akan memperketat pengawasan penyaluran, mencegah penimbunan dan pembelian berulang dengan sepeda motor atau mobil yang mana nanti untuk mobil minta di perlihatkan STNKnya waktu mengisi BBM

Pertamina diminta memprioritaskan pasokan ke SPBU dengan konsumsi tinggi, sesuai komitmen Pertamina menjaga keandalan pasokan dengan memperkuat koordinasi dengan Pemda dan Polri.

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Bangka Sandi menyampaikan, pihaknya terus memantau stok secara digital selama 24 jam dan memastikan stok Pertalite dan Biosolar dalam kondisi aman.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari keresahan masyarakat, di mana DPRD Provinsi Babel juga telah menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan GM Pertamina, Kapolda Babel, dan seluruh pemilik SPBU pada Kamis, 29 Oktober 2026 di Ruang Banmus DPRD Babel untuk merumuskan langkah bersama.

Sementara itu, wakil Bupati Bangka Syahbudin mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berulang untuk sepeda motor dan melapor jika menemukan dugaan penyelewengan BBM melalui layanan 110 atau Pertamina Contact Center 135.(Hry)