Habis 1 Milyar Lebih Tapi Anak Gagal Jadi Polisi, Pasutri Lapor Ke Polres Karawang

oleh -510 Dilihat

Karawang – Pasangan suami istri (Pasutri) Toto Mugiarto dan Martuti, melaporkan Dua (2) orang inisial JJ dan DLN ke Polres Karawang pada 04 April 2023, dengan nomor STT LP/B/679/V/2023/SPKT.Polres Karawang/Polda Jabar, atas dugaan penipuan.

Kedatangan Toto Mugiarto bersama Martuti ke Polres Karawang didampingi langsung oleh Ketua DPC PWRI Kabupaten Karawang yang juga Panglima DPP Macan Citarum Indonesia, Yendri Vilamonia.

Kepada media, Toto Mugiarto menjelaskan, kejadian itu berawal saat JJ menjanjikan kepadanya bahwa ia bisa mengakses (memasukan) anaknya menjadi Bintara Polri pada 2022 silam.

Lalu, sambung Toto Mugiarto, kemudian JJ memperkenalkannya kepada seorang wanita inisial DLN, yang mengaku memiliki akses ke Polda dan Mabes Polri guna memasukan anaknya menjadi Bintara.

Lanjut Toto, menurut keduanya, untuk lulus dibutuhkan biaya Rp 350.000.000., dan biaya tersebut di sepakati dengan memberikan uang sebesar Rp350.000.000.

Namun, tambah Toto, DLN terus meminta biaya agar anaknya dapat masuk Bintara Polri dengan bermacam-macam alasan hingga mencapai 1 milyar 650 juta Rupiah.

“Saat ini JJ dan DLN tidak dapat dihubungi,” katanya.

Ia berharap, kasus ini cepat di tangani dan para pelaku dapat ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, dihubungi melalui telepon genggamnya, Ketua Umum LSM Macan Citarum indonesia, Denni Dollar meminta, agar kepolisian khususnya Kapolres Karawang, segera menindak lanjuti kejadian yang sangat merugian masyarakat ini.

(Marlina)