Polres Tanjab Barat Gelar Apel Siaga Kamtibmas

oleh -89 Dilihat

Kuala Tungkal – Dalam rangka memastikan kekhusyukan umat Muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat,) menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Senin (23/02/2026).

Kegiatan yang di Lapangan Mapolres Tanjab Barat itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanjab Barat, Kompol Andi Musahar, S.H. Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, unsur Denpom, Kodim 0419/Tanjab, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, Dinas Kesehatan, serta organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila.

Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Tanjung Jabung Barat selama Ramadan.

“Bulan Ramadan adalah momentum penuh keberkahan. Namun meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat berpotensi memicu gangguan kamtibmas. Hal inilah yang perlu kita antisipasi secara kolektif,” ujar Kompol Andi Musahar.

Melalui Kasi Humas Ipda Ucen S. Kasih, Wakapolres menekankan pentingnya langkah preventif, preemtif, dan humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Personel diminta meningkatkan patroli pada jam-jam rawan seperti menjelang berbuka puasa, pelaksanaan salat Tarawih, hingga waktu sahur.

Selain itu, patroli gabungan lintas instansi juga akan digencarkan guna memperkuat solidaritas dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Aspek keselamatan personel di lapangan turut menjadi perhatian utama.

Pengaturan lalu lintas juga menjadi fokus, terutama pada aktivitas pasar tumpah di pinggir jalan yang kerap memicu kemacetan saat Ramadan. Pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok pun akan diperketat untuk mencegah spekulasi harga yang dapat memberatkan masyarakat.

Wakapolres menegaskan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

“Penegakan hukum tetap dilakukan secara proporsional. Namun kami mengedepankan pencegahan agar seluruh rangkaian ibadah Ramadan di Kabupaten Tanjab Barat dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar,” tutupnya.(yn)