
Merlung – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Personel kepolisian kini disiagakan di lokasi guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan keamanan pengguna jalan, Sabtu (3/1/2026).
Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru W., S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya bersama personel BKO Sat Lantas KM 91 telah turun ke lapangan sejak pukul 16.30 WIB untuk melakukan pemantauan intensif.
Hingga sore hari, ketinggian air di depan Mako Polsek Merlung dilaporkan mencapai kurang lebih 35 cm. Meski kendaraan masih dapat melintas, kecepatan arus lalu lintas melambat akibat genangan.
”Kondisi cuaca saat ini memang cerah, namun kita tetap waspada. Mengingat letak geografis Kecamatan Merlung lebih rendah dari Kecamatan Renah Mendaluh, ada potensi debit air kiriman yang bisa menyebabkan genangan naik sewaktu-waktu,” ujar AKP Agung Heru W.
Pihak kepolisian memberikan catatan khusus terkait potensi banjir ini. Potensi Kenaikan Air Jika hujan kembali turun, banjir diprediksi akan bertahan lama dan meluas ke pemukiman warga.
Akses Terputus Berkaca pada kejadian Januari 2025, jika debit air meningkat signifikan, Jalan Lintas Timur dan Lintas Tengah terancam tidak bisa dilalui kendaraan R2 maupun R4 ke atas.
Mengingat saat ini masih dalam periode arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Merlung telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika jalur utama terputus.
“Jika jalan tidak lagi bisa dilalui, arus kendaraan dari arah Jambi maupun Riau akan kita alihkan melalui Pos Lantas KM 104 menuju Desa Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu,” tegas Kapolsek.(yn)