Wabup Katamso Tegaskan Pentingnya Peran Prodi Hukum Keluarga Islam Dalam Memperkuat Ketahanan Sosial Daerah

oleh -145 Dilihat

Kuala Tungkal – Wakil Bupati (Wabup) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menegaskan pentingnya peran Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam dalam memperkuat ketahanan sosial daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Prodi di lingkungan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal bersama para stakeholder, Rabu (11/02/2026), di Ruang Pola Utama Kantor Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, para dosen, alumni Prodi Hukum Keluarga Islam, mahasiswa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Katamso menekankan bahwa Prodi Hukum Keluarga Islam bukan hanya relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga sangat aplikatif karena bersentuhan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat Muslim di tingkat kabupaten.

“Pengembangan dan dukungan terhadap jurusan ini di perguruan tinggi yang berada di wilayah kabupaten akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan dan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan Prodi Hukum Keluarga Islam akan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga, mendorong penyelesaian konflik secara adil dan damai, serta mendukung pembangunan berbasis data dan nilai-nilai keislaman yang moderat.

Ia juga menegaskan bahwa investasi pada sumber daya manusia di bidang Hukum Keluarga Islam merupakan langkah strategis jangka panjang bagi stabilitas sosial dan tata kelola pemerintahan daerah.

“Lulusan Hukum Keluarga Islam memiliki peran vital sebagai pelayan hukum dan sosial yang memahami hati nurani masyarakat religius. Mereka bukan hanya birokrat, tetapi juga pemberi solusi, pendamai, dan pemberdaya dengan pendekatan holistik—hukum, sosial, dan spiritual,” tambahnya.

Wabup Katamso menilai, kontribusi lulusan prodi tersebut menyentuh aspek paling mendasar dalam masyarakat, yakni keluarga sebagai unit terkecil dan terpenting dalam membangun ketahanan sosial serta kesejahteraan daerah.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, dan para stakeholder. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan saran dan masukan tertulis dari peserta guna memperkuat visi dan misi Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal ke depan.(yn)