Pemkab Bangka Sosialisasikan 200 Inovasi Kepada Organisasi Perangkat Daerah

oleh -20 Dilihat

Bangka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka konsisten menjadikan inovasi sebagai penggerak pembangunan untuk meningkatkan produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemecahan solusi praktis sumbatan pembangunan. Kabupaten Bangka menghasilkan 200 inovasi yang diinisiasi oleh organisasi perangkat daerah dan telah diimplementasikan dengan efektif.

Untuk mendorong tingkat partisipasi dan ekstensifikasi dilakukan sosialisasi 200 inovasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan sosialisasi diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka.

Sebelum tahapan kegiatan sosialisasi, Badan Perencanaan Pembagunan daerah Kabupaten Bangka telah melakukan fasilitasi penguatan inovasi dengan memperkuat rancang bangun inovasi kepada seluruh OPD dan masyarakat melalui universitas inovasi. Kegiatan fasilitasi berlangsung selama 5 bulan dilakukan secara konsisten setiap tahun bertempat di kantor Bappeda Bangka.

Bupati Bangka menegaskan pentingnya inovasi sebagai sumbu percepatan pembangunan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa inovasi adalah sumbu untuk menciptakan perubahan progresif yang berdampak, Inovasi merupakan variabel mendasar untuk memecah kebuntuan dan perlambatan pembangunan serta mengakselerasi pencapaian target pembangunan ke depan,” katanya.

“Dengan 200 inovasi unggulan ini, kami ingin memperkuat tradisi inovasi yang berkualitas dan menjadikan kembali Kabupaten Bangka sebagai daerah yang terinovatif, adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat nasional. Tradisi inovasi yang kuat hanya dapat terbentuk melalui komitmen, kerja keras, dan kerja cerdas seluruh perangkat daerah,” Lanjutnya.

“Kedepan kami berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk melahirkan inovasi yang mendukung program-program strategis Kabupaten Bangka untuk mendukung dan mempercepat pencapaian visi dan misi RPJMD 2025-2029”, tegas Fery Insani.

Wakil Bupati Bangka Syahbudin menambahkan, “bahwa Keberhasilan ekosistem inovasi di Kabupaten Bangka tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang kami terapkan. Kami membangun ekosistem inovasi dengan mengedepankan pelibatan seluruh pemangku kepentingan mulai dari akademisi, dunia usaha, perbankan, media massa dan komunitas, hingga masyarakat umum. Sinergi pentahelix ini menjadi kunci lahirnya inovasi yang berkelanjutan dan berdampak luas.” Jelasnya

Ia menambahkan, salah satu ujung tombak inovasi adalah aplikasi “Sedulang” (Sistem Dukungan dan Pelayanan Pajak Kebupaten Bangka) dan inovasi “Mas Jempol” (Model Pelayanan Masyarakat Jemput Bola Pajak PBB). Kedua inovasi ini mengusungkan platform mengintegrasikan berbagai jenis pembayaran, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak hotel, retribusi pasar dan lainnya dalam satu genggaman smartphone.

Sementara itu, kepala Bappeda Kabupaten Bangka, menambahkan bahwa inovasi yang dihasilkan mencakup inovasi digital dan non digital berbagai bidang seperti infrastruktur, sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, perumahan, lingkungan dan tata kelola pemerintahan.

“Kami merancang inovasi dengan pendekatan secara komprehensif, kolaboratif dan partisipatif melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Inovasi telah berdampak terhadap tatakelola pemerintahan dan perubahan indikator makro ekonomi dan sosial pembangunan daerah,” jelas Pan Budi Marwoto.(*)