Minggu , Oktober 17 2021

Bupati Anwar Sadat Panen Jahe Merah Dan Resmikan UMKM Di Desa Sungai Muluk

Tanjabbar – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, bersama Wakil Bupati Hairan menghadiri panen jahe merah dan peresmian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sungai Muluk, Kecamatan Muara Papalik, Rabu (11/8/2021).

Ketua TP PKK Kecamatan Muara Papalik Dian Hariani menyampaikan, bibit jahe merah yang ditanam merupakan bibit lokal yang berasal dari Parit Tomo, Betara. Olahan bubuk jahe merah produksi UMKM binaan Pokja III PKK ini memiliki 3 (tiga) varian rasa yaitu original, susu dan jahe merah yang juga dijual secara online melalui BRI KCP Rantau Badak.

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya atas semangat dan kreatifitas ibu-ibu warga Desa Sungai Muluk dan Bukit Indah. Menurutnya, apa yang dilakukan ini patut dijadikan contoh baik oleh Desa-Desa lain dalam Kecamatan Muara Papalik maupun seluruh Desa yang ada di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

“Saya bangga kepada ibu-ibu di Desa Sungai Muluk dan Bukit Indah ini. Di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi covid-19 ini, ibu-ibu mampu berbuat sesuatu yang produktif. Sikap dan mental seperti ini harus dijadikan contoh oleh Desa lainnya. Saya selalu katakan, small is beautiful, kecil itu indah. Berbuatlah sesuatu yang meskipun awalnya merupakan hal kecil namun memiliki nilai serta manfaat yang besar,” pungkas Bupati.

Menurut Bupati, upaya yang dilakukan hari ini secara global merupakan terobosan dan solusi atas kondisi pandemi yang menghantam perekonomian Indonesia dan khususnya Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Maka, sektor pertanian dan perkebunan merupakan pilar yang bisa diandalkan saat ini.

Hal ini tentunya menjadi selaras dan sesuai dengan arahan dari bapak presiden terkait bagaimana sikap maupun upaya yang mesti dilakukan dalam menghadapi kondisi pandemi yang cenderung fluktuatif. Seluruh elemen pemerintah dan masyarakat harus pandai dan jeli membaca serta memanfaatkan setiap peluang terutama di saat kondisi penyebaran dan penularan virus corona sedang mengalami penurunan.

“Lakukan pola gas dan rem. Artinya saat wabah corona ini sedang melambat, kita harus tancap gas dengan melakukan upaya-upaya pemulihan ekonomi mulai dari level keluarga hingga masyarakat luas,” pintanya.

Untuk diketahui, Jahe merah hasil produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sungai Muluk dan Desa Bukit Indah ini merupakan pola kemitraan bersama PT Akar Emas Semesta (AES) dengan memanfaatkan lahan perkebunan sawit yang sedang dalam proses replanting dengan luas total 6 hektar.

Berdasarkan laporan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura (DTPH), kegiatan pemanenan kali ini merupakan panen yang kedua dengan total sebanyak 2500 batang jahe merah yang ditanam di dalam media polybag berbentuk karung. Uniknya, hasil panen tersebut tidak langsung dipasarkan namun diolah terlebih dahulu dalam bentuk serbuk/bubuk oleh ibu-ibu warga desa yang tergabung dalam UMKM binaan kelompok kerja (pokja) III PKK Kecamatan Muara Papalik.

Turut hadir, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP, Sekretaris Daerah Haji Agus Sanusi beserta istri, Para Asisten dan Staf Ahli, Para Kepala OPD dan Kepala Bagian terkait, Camat Muara Papalik beserta istri, Kepala Desa bersama perangkat Desa Sungai Muluk dan Bukit Indah, Perwakilan PT Akar Emas Semesta Wilayah Jambi, Perwakilan Bank BRI KCP Rantau Badak dan tamu undangan lainnya.(yn)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates