
Karawang – Ketua PGRI Cabang Kota Baru, Iwa Hirana, S.Pd menyesalkan berita tidak baik tentang SDN Jomin Barat 2 yang viral di media sosial, tanpa ada klaripikasi ke pihak sekolah.
Hal itu diungkapkan oleh Iwa Hirana, S.Pd kepada Wartawan, di Kantor PGRI cabang Kota Baru, Selasa (4/7/2023).
“Hal tersebut tentu saja membuat nama baik SDN Jomin Barat 2 jelek. Tidak hanya sekolahnya saja, nama baik guru-guru pun ikut tercemar. Guru-guru disebut radikal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dimana berita tersebut merupakan berita HOAX yang sudah disebarkan melalui salah satu akun YouTube,” ucap Iwa.
Menurut Iwa, pihak sekolah takut jika berita itu akan tersebar luas melalui Instagram, Facebook dan media sosial lainnya. “Selain guru-guru dan murid nya disebut radikal, ada berita lain yang menyebutkan bahwa telah terjadi pemukulan yang menyebabkan pendarahan, namun pihak sekolah membantah dengan tegas bahwa tidak ada kejadian seperti itu di sekolah tersebut,” ungkapnya.
Iwa juga menjelaskan, bahwa pihak kepolisian pun telah mengunjungi pihak sekolah, dan kasus ini pun sedang di selidiki oleh pihak kepolisian.
Ketua PGRI cabang Kota Baru ini juga meminta agar berita tersebut segera dihapus, karena sangat merugikan SDN Jomin Barat 2.
“Jika pihak tidak bertanggung jawab tersebut tidak mau menghapusnya, maka ketua PGRI cabang Kota Baru akan mengambil keputusan yang sangat tegas dengan melaporkannya ke Polisi,” tegasnya.
(Marlina)

























