Pesona Melayu dan Tionghoa Semarakkan Malam Penutupan Seni Budaya Bhineka Kebangsaan di Tanjab Barat

oleh -19 Dilihat

TANJAB BARAT – Harmoni keberagaman kembali mewarnai rangkaian Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Memasuki malam penutupan Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan, Himpunan Keluarga Melayu (HKM) bersama Keluarga Besar Etnis Tionghoa menyuguhkan pertunjukan seni dan budaya yang memukau ratusan masyarakat di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal, Rabu malam (05/08).

Pergelaran yang memadukan pesona budaya Melayu dan Tionghoa tersebut menjadi penutup rangkaian pentas seni budaya yang telah berlangsung selama lima malam berturut-turut. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi lintas suku dan budaya yang memperkuat semangat persatuan serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.

Malam penutupan Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Turut hadir unsur Forkopimda, anggota DPRD, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, ASN, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para tokoh masyarakat, para ketua paguyuban dan suku, serta ratusan warga yang memadati Alun-Alun Kota Kuala Tungkal.

Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan menjadi gambaran nyata wajah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman. Melalui panggung budaya ini, berbagai suku, etnis, dan tradisi tampil berdampingan, menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan warna-warna indah yang memperkaya jati diri bangsa. Keberagaman yang tumbuh di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan telah menjadi kekuatan yang mempersatukan masyarakat dalam semangat saling menghormati, menghargai, bergotong royong, serta hidup berdampingan secara harmonis.

Pentas Seni Budaya Bhineka Kebangsaan juga menjadi cerminan bahwa nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika tidak sekadar menjadi semboyan, tetapi telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Harmoni yang terjalin di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat menjadi modal sosial yang terus dijaga untuk mewujudkan daerah yang aman, damai, inklusif, dan berkemajuan. Melalui pergelaran ini, Tanjung Jabung Barat kembali membuktikan bahwa persatuan akan semakin kokoh ketika setiap budaya diberi ruang untuk tumbuh, dihormati, dilestarikan, dan dirayakan bersama.

Ketua Himpunan Keluarga Melayu (HKM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi lintas etnis tersebut. Menurutnya, dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi bukti nyata komitmen dalam memberikan ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan budaya sekaligus memperkuat persaudaraan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Keluarga Besar Etnis Tionghoa Tanjung Jabung Barat, Jamal Darmawan Sie, M.M., turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kepada seluruh paguyuban budaya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat. Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk menampilkan seni budaya Tionghoa, tetapi juga sebagai wujud kecintaan kami terhadap tanah kelahiran serta komitmen untuk terus menjaga kebersamaan di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengatakan bahwa pergelaran seni budaya yang berlangsung selama lima malam berturut-turut merupakan bukti nyata bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui pergelaran ini, kita tidak hanya menyaksikan pertunjukan seni, adat istiadat, dan kuliner khas dari berbagai suku yang hidup berdampingan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tetapi juga merasakan kuatnya semangat persatuan yang menjadi identitas daerah kita. Tingginya animo masyarakat membuktikan bahwa budaya bukan hanya warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga perekat persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kepala suku, paguyuban, organisasi kemasyarakatan, para seniman, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala suku, ketua paguyuban, organisasi masyarakat, serta para pelaku seni budaya yang telah berpartisipasi aktif. Selama lima malam berturut-turut kita telah menunjukkan bahwa Tanjung Jabung Barat adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman menjadi kekuatan dan persatuan menjadi fondasi dalam membangun daerah,” tegasnya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Bupati berharap Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan dapat terus menjadi agenda tahunan sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta memperkenalkan kekayaan budaya Tanjung Jabung Barat kepada generasi muda.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memeriahkan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan pemerintah daerah, termasuk Lomba Mancing Mania yang akan digelar pada hari berikutnya dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan mencapai puncaknya melalui kegiatan “Tanjung Jabung Barat Bersolawat” yang menghadirkan grup musik religi Alma Esbeye bersama artis-artis lokal pada Jumat malam (14/08) di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengajak seluruh masyarakat untuk hadir bersama-sama memeriahkan malam puncak tersebut sebagai wujud rasa syukur, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan semangat persatuan dalam keberagaman demi mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang BERKAH Madani. (Yn)