Bupati Anwar Sadat Pimpin Rakor Pembangunan Jargas Rumah Tangga

oleh -133 Dilihat

Kuala Tungkal – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga, yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (19/1/2026).

Rakor ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan Pembangunan Jargas Rumah Tangga Paket 1 oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM RI selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sebagai bagian dari Program Strategis Nasional.

Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jargas tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas.

“Program Jargas ini merupakan program strategis nasional. Keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa pembangunan Jargas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini telah berjalan dengan kuota pemasangan mencapai 6.661 sambungan rumah, dengan fokus awal pada wilayah Kampung Nelayan.

Ia mengakui adanya sejumlah kendala teknis di lapangan, khususnya terkait pemasangan pipa gas yang harus ditanam di bawah tanah. Oleh karena itu, Bupati mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan kemudahan selama proses pekerjaan berlangsung, agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan.

“Tujuan utama program ini adalah agar rumah tangga di Tanjung Jabung Barat dapat menikmati energi gas yang aman, nyaman, dan lebih terjangkau, sekaligus mendukung kebutuhan UMKM dan IKM,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Anwar Sadat juga berharap agar ke depan terdapat penambahan kuota pemasangan Jargas bagi kelurahan lain yang belum terakomodasi, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jargas, Risdianto, menyampaikan bahwa hasil survei awal menunjukkan perlunya koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten, khususnya terkait aspek keselamatan konstruksi jaringan gas.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan Jargas harus mengacu pada standar keselamatan yang ketat, mengingat karakteristik material pipa dan kondisi lapangan yang beragam. Untuk itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM RI selaku PPK akan melakukan peninjauan lanjutan ke lokasi guna memastikan kesiapan teknis pembangunan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BKAD, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, perwakilan Dinas PUPR, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, Kepala PKK Pembangunan Jargas Paket 1 beserta tim, Kontraktor Pelaksana, serta Konsultan Pengawas.(yn)