Bupati Anwar Sadat Menerima Exit Meeting Tim BPK Atas Pemeriksaan LKPD 2025

oleh -128 Dilihat

Tungkal Ilir – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menerima exit meeting Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, Kamis (7/5/2026).

Exit meeting tersebut merupakan tahapan akhir pemeriksaan BPK RI terhadap pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2025, sekaligus penyampaian hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Dalam paparannya, Tim BPK menyampaikan sejumlah catatan pemeriksaan yang menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah guna memperkuat pengelolaan keuangan yang lebih tertib, efektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, BPK juga memaparkan sejumlah potensi penerimaan daerah serta peluang kerja sama yang dapat terus dioptimalkan bersama sektor swasta, di antaranya melalui aktivitas PT Jeston, PT Lontar Papyrus, dan PetroChina.

Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi turut menyampaikan apresiasi atas dukungan, koordinasi, serta respons data yang baik dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Plh. Inspektur, Direktur RSUD KH. Daud Arif, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Dinas PUPR, perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kabag Prokopim.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi kepada Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi atas pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan secara profesional dan objektif.

“Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk terus melakukan penyempurnaan administrasi dan pengelolaan laporan keuangan daerah, sekaligus mendorong perangkat daerah agar lebih inovatif dalam menggali potensi pendapatan di tengah tantangan fiskal saat ini.

“Kondisi saat ini menuntut kita untuk lebih kreatif dalam mengembangkan potensi daerah, namun tetap mengedepankan tata kelola yang baik serta pendekatan yang persuasif kepada masyarakat dan pelaku usaha,” tambahnya.

Melalui exit meeting ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap sinergi dengan BPK RI terus terjalin guna mendukung terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang semakin berkualitas, efektif, dan bertanggung jawab. (yn)