DPRD Karawang Minta Agar Perusahaan Tidak Menerapkan Batas Usia Dalam Proses Rekrutmen

oleh -18 Dilihat

Karawang – Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin menyampaikan agar seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Karawang tidak menerapkan batas usia dalam proses rekrutmen calon tenaga kerja (Naker).

Ia menyampaikan, penerapan syarat batas usia dalam proses rekrutmen tenaga kerja diharapkan tidak terlalu ketat agar masyarakat dari berbagai kelompok usia tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, persyaratan usia dalam lowongan kerja seringkali menjadi salah satu kendala bagi pencari kerja, terutama mereka yang telah melewati batas usia yang ditentukan perusahaan, meskipun masih memiliki kemampuan, pengalaman dan kompetensi yang dibutuhkan.

Proses rekrutmen, katanya, seharusnya lebih mengutamakan keterampilan, pengalaman, kompetensi, serta kesiapan calon tenaga kerja dalam menjalankan pekerjaan, kecuali terdapat alasan teknis khusus yang relevan dengan beban kerja, baru mungkin bisa dilakukan batasan usia pelamar.

“Perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat usia pelamar, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Jangan sampai masyarakat yang masih produktif kehilangan kesempatan bekerja hanya karena terbentur persyaratan usia,” pungkas Ketua DPRD Karawang, Rabu (14/10/2026), dilansir dari ANTARA.

Ia juga mengatakan, sebagai salah satu daerah dengan kawasan industri yang berkembang pesat, Karawang memiliki peluang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Karena itu, keberadaan industri diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Ia mendorong perusahaan untuk menerapkan kebijakan rekrutmen yang lebih terbuka dan objektif dengan tetap memperhatikan kebutuhan pekerjaan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kementerian Ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran mengenai larangan diskriminasi dalam proses rekrutmen. Penetapan syarat usia tidak boleh diberlakukan secara sembarangan, kecuali untuk pekerjaan tertentu yang membutuhkan kriteria khusus yang relevan,” pungkasnya.

(Red)