Rabu , Mei 22 2019

Jaksa Agung Ajak Wartawan Meninjau Kesenian Gamelan Yang Dimainkan Para Jaksa

Jakarta – Jaksa Agung HM Prasetyo meninjau kesenian adat dari daerah Jawa yang dimainkan oleh para Jaksa, di Sasana Bina Karya, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).

Orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu juga mengajak para pejabat eselon I dan II Kejaksaan seperti Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Jan S Maringka, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Loeke Larasati Agustiawan, Plt Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin), Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum), Dr Mukri serta Kepala Biro Umum (Karo Umum) Tedjo dan Kepala Biro Kepegawaian (Karopeg), Masudi.

Tak hanya itu, Jaksa Agung HM Prasetyo juga mengajak para awak media masa yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) yang biasa meliput di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Ayo.. Ayoo.. Silahkan duduk, ini untuk melestarikan budaya,” singkatnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Dr. Mukri mengatakan, kegiatan ini dalam rangka melestarikan budaya Gamelan, juga bisa diartikan begitu luas dengan berlatang belakang kisah kerajaan, dongeng, babad, legenda, sejarah, dan cerita rakyat.

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Tim Penilai Warisan Budaya Takbenda Indonesia telah menetapkan gamelan untuk diajukan sebagai nominasi warisan budaya takbenda Indonesia ke UNESCO.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta dukungannya terhadap seluruh komunitas gamelan agar penyusunan naskah nominasi berjalan lancar dan diterima UNESCO masuk sebagai nominasi dalam daftar warisan budaya tak benda untuk kemanusiaan dan Indonesia.

“Tentu saja saya, Indonesia membutuhkan dukungan para pegiat gamelan di mancanegara agar sukses dalam kita mengusulkan gamelan sebagai warisan takbenda dari Indonesia,” kata Muhadjir dalam pembukaan gelaran International Gamelan Festival (IGF) 2018 di Benteng Vastenburg Jalan Jenderal Sudirman, Solo, Jawa Tengah.

Muhadjir mengungkapkan, tak kurang dari 265 pengembang gamelan luar negeri dan 950 pengembang gamelan dalam negeri ikut serta dalam perhelatan IGF 2018.(Her)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates