Jelang Liga 1, Polda Jabar Bersama Manajemen Persib Dan Bobotoh Gelar Silaturahmi

oleh -173 Dilihat

Bandung – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) bersama manajemen dan para pendukung Persib Bandung (Bobotoh) menggelar acara silaturahmi, dalam rangka mensukseskan Kompetisi Liga 1 BRI, bertempat di Aula Muryono Polda Jabar, Rabu (27/07/2022).

Silaturahmi dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Suntana MSi didampingi Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi serta para pejabat utama Polda Jabar, dan di hadiri Manajemen dan para pendukung Persib Bandung.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menegaskan kembali mengenai aturan penjualan tiket yang hanya dapat dibeli melalui online. Kapolda mengajak, dengan kesadaran bersama untuk saling menjaga Kota Bandung dan Persib

“Tangkap semua calo yang bergentayangan di stadion, termasuk oknum dari manapun,” tegas Kapolda Jabar.

Selain itu, Kapolda Jabar juga menghimbau, agar penonton tidak memprovokasi atau terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, agar tidak memicu konflik serta kegaduhan.

Menurut Kapolda, Polri juga akan memberikan batasan kepada para penonton dengan tidak memberi kesempatan masuk atau mendekati stadion jika tidak mempunyai tiket, jadi bias dipastikan tidak ada tiket yang terjual atau ditawarkan di lapangan, serta akan ada operasi kepada calon dan pembeli tiket palsu.

Kapolda juga mengatakan, upaya lain yang dilakukan pihak Kepolisian yaitu tidak ada kesempatan untuk menonton atau masuk lapangan pada akhir pertandingan, dan tidak pula disediakan layar lebar di stadion.

Sementara itu, perwakilan supporter bobotoh Persib, Panca, juga menghimbau supporter lainnya untuk tertib dalam mentaati peraturan menonton pertandingan Liga 1.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran pertandingan liga 1 ini, elemen bobotoh menggaungkan 3 Champaign, yaitu #NoTicketNoGame, #MaluTeuBogaTiket dan #TeuBogaTiketMahDiimahWe, dimana terkait tag line tersebut berarti tidak perlu datang ke stadion jika tidak punya ticket untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

(Moh. Asep)