Kabupaten Tanjab Barat Peringati May Day 2026 Dengan Semangat Kebersamaan

oleh -140 Dilihat

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara pekerja, pengusaha, masyarakat, dan pemerintah. Peringatan May Day di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipusatkan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Jumat (01/05).

Dalam sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja/buruh sekaligus mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antar seluruh unsur ketenagakerjaan.

Menurutnya, peringatan Hari Buruh tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momen penting untuk menghargai kontribusi besar para pekerja sebagai penggerak utama roda perekonomian dan pembangunan daerah.

Pada peringatan tahun ini, diusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kerja sama yang erat antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam mendorong kemajuan industri yang berkelanjutan.

Bupati juga mengajak para pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan produktivitas agar mampu beradaptasi dengan perkembangan industri yang semakin modern. Di sisi lain, para pengusaha didorong untuk membangun kemitraan yang harmonis dengan pekerja melalui pemberian perlindungan serta peningkatan kesejahteraan.

“Ketika pekerja merasa dihargai dan dilindungi, maka perusahaan akan semakin kuat dan berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadikan momentum May Day sebagai ajang untuk memperkuat kebersamaan, mempererat solidaritas, serta meneguhkan komitmen dalam menciptakan hubungan industrial yang kondusif.

Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan berkolaborasi demi kemajuan industri serta peningkatan kesejahteraan pekerja, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sementara itu, perwakilan serikat pekerja/buruh, Ferdiono Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Ia menegaskan pentingnya kepastian kerja, jaminan sosial, serta kebebasan berserikat. Selain itu, ia menyoroti masih adanya pekerja yang menerima upah di bawah ketentuan dengan alasan target kerja, dan menegaskan bahwa upah minimum tidak boleh dikaitkan dengan pencapaian target.

Pihaknya berharap pemerintah dapat memperkuat pengawasan, perusahaan bersikap adil, serta para pekerja tetap bersatu dan menjaga solidaritas. Menurutnya, hubungan kerja yang harmonis hanya dapat terwujud apabila hak-hak pekerja dipenuhi dan hukum ditegakkan secara konsisten.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Apindo dari PetroChina menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh merupakan momentum untuk mengapresiasi peran pekerja sebagai penggerak utama industri dan perekonomian. Pihaknya juga menegaskan komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif, serta mendorong hubungan industrial yang harmonis melalui dialog yang konstruktif.

PetroChina turut mengapresiasi peran pemerintah serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan peringatan May Day 2026 ini juga diisi dengan penyerahan berbagai penghargaan dan bantuan secara simbolis. Di antaranya, penghargaan kepada serikat pekerja/serikat buruh atas partisipasi dalam peringatan May Day 2026, serta penghargaan kepada perusahaan atas kepatuhan terhadap legalitas dan pembentukan LKS Bipartit.

Selain itu, diberikan pula penghargaan kepada perusahaan yang responsif di bidang ketenagakerjaan serta perusahaan yang patuh dalam penyampaian informasi lowongan kerja.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis klaim jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, paket bantuan sosial bagi pekerja/buruh dari Polres Tanjung Jabung Barat bersama unsur perusahaan, serta bantuan sosial bagi pekerja rentan dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Usai penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara serikat pekerja dan pemerintah.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya masih adanya perusahaan yang belum menerapkan UMK, proses rekrutmen tenaga kerja yang dinilai kurang transparan, dominasi tenaga kerja dari luar daerah dibandingkan tenaga kerja lokal, dugaan intimidasi terhadap serikat pekerja, serta status pekerja yang belum diangkat menjadi tenaga kerja tetap meskipun telah bekerja lebih dari lima tahun.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, pemerintah daerah menyatakan akan segera memfasilitasi audiensi antara serikat pekerja dan perusahaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan inventarisasi, pengawasan, dan evaluasi secara menyeluruh, serta menindak perusahaan yang belum mematuhi ketentuan yang berlaku.

Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., unsur Forkopimda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ketua Komisi III DPRD Tanjung Jabung Barat beserta anggota, Sekretaris Daerah, para Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Ketua Baznas, para pimpinan perusahaan, para ketua dan pengurus serikat pekerja/serikat buruh, seluruh pekerja/buruh, masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (yn)