
Jakarta – Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dirjen Perkim) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Rabu (11/02/2026), guna memperjuangkan tambahan program bedah rumah dan rumah khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dirjen Perumahan dan Pedesaan, Jakarta Pusat, itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanjab Barat Hermansyah, S.STP., MH, Kepala Dinas Perkim Syafrun, Kepala BKAD, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Bidang dari Dinas Sosial Tanjab Barat. Rombongan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan KemenPKP RI, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd.
Dalam keterangannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan Tanjung Jabung Barat memperoleh dukungan maksimal dari pemerintah pusat, khususnya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), rumah khusus, serta penanganan kawasan kumuh.
“Kami hadir untuk menyampaikan berbagai usulan program perumahan. Mudah-mudahan dapat dikabulkan, sehingga mampu mengurangi kawasan kumuh dan mempercepat realisasi program BSPS di Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dirjen Perumahan, pada tahun ini setiap kabupaten/kota di Indonesia mendapatkan kuota sekitar 200 unit bantuan bedah rumah. Namun, Pemkab Tanjab Barat berharap adanya tambahan kuota mengingat masih banyaknya rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian.
“Tadi disampaikan bahwa ada sekitar 200 unit bantuan untuk setiap daerah. Mudah-mudahan Tanjung Jabung Barat bisa mendapatkan tambahan, terutama untuk program bedah rumah dan rumah khusus,” tambahnya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengusulkan program perumahan khusus bagi nelayan, mengingat karakteristik wilayah Tanjab Barat yang memiliki kawasan pesisir cukup luas. Menurutnya, nelayan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah perlu mendapatkan dukungan hunian yang layak dan aman.
“Kami juga mengusulkan perumahan nelayan. Ini akan kami tindaklanjuti melalui koordinasi lintas dinas dan berkonsultasi dengan kementerian terkait, agar nelayan kita bisa memperoleh hunian yang lebih layak,” jelasnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya peningkatan kualitas perumahan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pesisir.
“Dengan koordinasi dan sinergi yang baik, kami optimis program perumahan ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Barat secara bertahap dan berkelanjutan,” tutup Bupati Anwar Sadat.(yn)

























