Minggu , April 11 2021

Terkait Keterangan Saksi Di Persidangan, Kejagung Akan Pelajari Keterkaitan Mantan Dirut Pertamina Kontinental

images-1_1_1Jakarta – Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Warih Sadono, akan mempelajari dan menelaah terkait keterangan saksi di persidangan yang menyebutkan nama mantan Dirut Pertamina Kontinental “AB”, terkait dugaan korupsi pengadaan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) tahun 2011, di Pengadilan Tipikor (20/12) lalu.

“Nanti dipelajari dan ditelaah, setelah ada putusan biar tidak parsial. Ikutin saja sidangnya dulu,” kata Warih Sadono, di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.(22/12)

Warih Sadono juga menyebutkan, “AB” sendiri sudah pernah diperiksa oleh penyidik pada tahap penyidikan untuk tersangka “S” (mantan Dirut Pertamina Kontinenal).

“AB sendiri menjabat posisi dirut menggantikan S,” terangnya.

Dalam persidangan, Direktur Utama PT Vries Maritime Shipyard (VMS) Aria Odman, yang menjadi saksi perkara dugaan korupsi pengadaan kapal AHTS tahun 2011, dengan terdakwa mantan direktur utama Pertamina Kontinental “S”, menyebut nama “AB” yang juga mantan direktur utama Pertamina Kontinental setelah “S”.

Aria Odman menyatakan, jika AB dengan sengaja menghapus denda keterlambatan pengiriman kapal AHTS yakni berupa kapal Transko Andalas dan kapal Transko Celebes.

Dijelaskannya, Kapal Transko Andalas dan Kapal Transko Celebes didatangkan dari Tiongkok oleh perusahaannya mengalami keterlambatan kedatangan dari jadwal yang telah ditentukan, sehingga sesuai dengan perjanjian pihaknya dikenakan denda 5.000 US Dolar per hari dan per unit. Untuk Kapal Transko Andalas mengalami keterlambatan selama 77 hari dan Kapal Transko Celebes selama 105 hari.(Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates