Wabup Katamso Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti Ke-80 Kemenag RI Di Tanjab Barat

oleh -148 Dilihat

Kuala Tungkal – Wakil Bupati (Wabup) Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., memimpin upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Sabtu pagi (3/1).

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Katamso membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Menteri Agama menyampaikan rasa syukur atas peringatan HAB ke-80 yang dapat dilaksanakan dalam keadaan sehat wal afiat.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama terus eksis melintasi perjalanan sejarah bangsa, menghadapi berbagai tantangan, serta mampu beradaptasi dengan dinamika zaman.

Ia menjelaskan, bahwa secara historis, kehadiran Kementerian Agama bukan sekadar lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk.

“Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini. Para founding fathers Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, serta membuka jalan bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, tema HAB ke-80 yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang produktif. Kerukunan menjadi sinergi di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk mendorong kemajuan bangsa.

Wakil Bupati Katamso juga menuturkan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Menteri Agama, lanjutnya, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Kementerian Agama telah bekerja keras membangun fondasi “Kemenag Berdampak”.

“Transformasi digital yang dilakukan secara masif telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat. Ini membuktikan bahwa semangat tersebut bukan sekadar slogan, tetapi kerja nyata yang mulai dirasakan manfaatnya oleh umat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama juga menyoroti salah satu tantangan besar yang dihadapi Kementerian Agama saat ini, yakni perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

“Kita hidup di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), di mana perubahan berlangsung cepat, sulit diprediksi, kompleks, dan penuh ketidakpastian. Di era ini, kita tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus memiliki kedaulatan AI,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Menteri Agama berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama mampu bertransformasi menjadi pribadi yang efektif, lincah, adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas.

Upacara peringatan HAB ke-80 ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta jajaran, Ketua DPRD Tanjab Barat, unsur Forkopimda, Kepala Pengadilan Agama Tanjab Barat, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pimpinan Baznas, para penyuluh agama, Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Kemenag Tanjab Barat, para purnabakti Kemenag, kepala dan pengawas madrasah se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta undangan lainnya.(yn)