Partangiangan Bona Taon 2026 Pomparan Ompu Rajanauli Nababan di Bekasi Dihadiri 1.000 Peserta

oleh -354 Dilihat

Kota Bekasi – Sekitar seribu pomparan (keturunan) Ompu Rajanauli Nababan menghadiri kegiatan Partangiangan Bona Taon 2026 yang digelar di Gedung Graha Delima Kalimalang, Kota Bekasi, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan doa awal tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan pomparan Nababan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan budaya Batak di tengah masyarakat perantauan.

Kegiatan diawali dengan ibadah kebaktian yang dipimpin oleh Pdt. Advent Nababan, S.Th., M.Th., D.Min dengan mengangkat firman Tuhan dari Kolose 3:14 yang berbunyi, “Dan di atas semuanya itu, kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”

Adapun subtema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Pomparan Ompu Rajanauli Nababan, Boru, Bere/Ibebere Se-Jabodetabek Bersatu Dalam Doa, Bertumbuh Dalam Kasih, dan Berbuah Dalam Karya.”

Ketua Panitia Pelaksana Berman Nababan/br Pasaribu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus BPH, serta koordinator pomparan yang telah bekerja keras sehingga kegiatan Partangiangan Bona Taon dapat terselenggara dengan baik. Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh pomparan yang telah memberikan dukungan dan kontribusi demi suksesnya acara tersebut.

“Harapan kami ke depan pomparan Ompu Rajanauli Nababan dapat terus saling menopang dan bersatu dalam kebersamaan yang dilandasi kasih,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pomparan Ompu Rajanauli Nababan, Drs. Robert Nababan/br Lumbantoruan, menyampaikan bahwa kegiatan Partangiangan Bona Taon tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat. Sebelumnya kegiatan serupa pernah dilaksanakan di HKBP Rajawali, Mangaraja Kelapa Gading, dan Gedung Sejahtera Pondok Gede.

Menurutnya, setelah kegiatan ini pengurus BPH akan menyusun program kerja serta melakukan pembenahan organisasi, termasuk melakukan pendataan ulang pomparan Ompu Rajanauli Nababan.

Penasehat Pomparan Ompu Rajanauli Nababan, Capt. Anton Nababan, menambahkan bahwa banyak pomparan Ompu Rajanauli yang telah berhasil dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam karier, pangkat, maupun usaha.

“Kunci kemajuan pomparan adalah kekompakan dan kebersamaan. Kita juga harus tetap rendah hati. Jika ada kekurangan dalam kepengurusan, mari kita perbaiki bersama,” tegasnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa melalui berbagai rangkaian acara yang digelar, mulai dari makan siang bersama, pertunjukan marnortor atau tarian tradisional Batak yang diiringi musik gondang, pembagian doorprize, hingga lelang lagu yang dibawakan oleh sejumlah tokoh pomparan.

Sebagai bentuk penghormatan kepada generasi senior, panitia juga memberikan bingkisan apresiasi kepada 25 pomparan Ompu Rajanauli yang telah berusia 75 tahun ke atas. Pemberian penghargaan ini menjadi simbol penghormatan kepada para orang tua yang telah menjaga nilai kekeluargaan dan adat Batak di tengah komunitas pomparan Nababan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat identitas dan silsilah pomparan Ompu Rajanauli Nababan yang berasal dari garis keturunan Toga Sihombing, yang melahirkan marga Silaban, Lumbantoruan, Nababan, dan Hutasoit.

Acara Partangiangan Bona Taon 2026 kemudian ditutup dengan penuh sukacita melalui lantunan lagu “O Tano Batak” yang dinyanyikan bersama seluruh peserta, disertai seruan Horas… Horas… Horas! sebagai simbol kebersamaan dan persatuan pomparan.

 

(Marlina)