Selasa , Maret 2 2021

Bupati Safrial Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan

Jakarta – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS menghadiri rapat koordinasi nasional pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Pada rapat tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengatasi dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Bahkan Presiden Jokowi kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mencopot anak buahnya yang tidak bisa mengatasi karhutla.

Jokowi mengingatkan kepada para Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, bahwa aturan yang dirinya sampaikan pada 2015 soal pencopotan dari jabatan yang tak mampu tangani karhutla masih berlaku.

“Saya kemarin sudah telepon Panglima TNI, saya minta copot yang tidak bisa mengatasi. Saya telepon lagi tiga atau empat hari yang lalu ke Kapolri, copot kalau enggak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta agar jajaran TNI dan Polri membantu Pemerintah Daerah, baik Gubernur, Bupati, atau Wali Kota dalam mengatasi masalah kebakaran hutan. Menurutnya, kerugian yang dialami dari karhutla ini sangat besar.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS menyayangkan pembakaran lahan dan hutan yang terjadi pada musim kemarau di Provinsi Jambi, dan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) khususnya.

Menurut Bupati, selain sangat merusak polusi udara, dampak buruk dari pembakaran hutan dan lahan ini sangatlah banyak.

“Dari segi kesehatan untuk diri kita sendiri juga sangat buruk, lalu Ekosistem yang hidup didalam hutani itu, juga ikut terbasmi akibat api. Jadi semua akan rugi kalau pembakaran itu dilakukan. Baik itu disengaja atau pun tidak sengaja,” ujarnya.

Menurut Bupati, upaya yang dilakukan yaitu dengan masyarakat peduli api dan tim reaksi cepat. Melalui wadah tersebut dan stekholder terkait terus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Edukasi api terus kita lakukan terhadap masyarakat. Karena wilayah Tanjab Barat adalah wilayah yang sangat rentan terbakar, karena memiliki kontur lahan gambut,” ujarnya. (yn)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates