Rabu , Juni 23 2021

Jelang Ramadhan, Polres Karawang Musnahkan 10.724 Botol Minuman Keras Beserta Petasan Dan Senjata Tajam

Karawang – Kepolisian Resort (Polres) Karawang melakukan pemusnahan hasil operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tahun 2021, bertempat di halaman Mapolres Karawang, Senin (12/4/2021). Dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang AKBP. Rama Samtama Putra.

Pemusnahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar, Dandim 0604 Karawang, perwakilan Kajari dan pengadilan Negeri Karawang, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (F-KUB) Karawang.

Barang hasil operasi Pekat yang dimusnahkan berupa 10.724 botol minuman keras, 102 kenalpot bising, petasan, dan senjata tajam.

Sesaat sebelum memusnahkan, Kapolres Karawang AKBP. Rama Samtama Putra mengatakan, operasi memang setiap tahun rutin dilakukan agar masyarakat dalam menjalankan Ibadah puasa bisa berjalan tenang dan khusyu.

Selain itu, sambung Kapolres, dalam operasi pekat juga berhasil mengamankan 59 tersangka. “Perlu saya sampaikan juga, hasil tangkapan kasus narkotika kurun waktu 1 bulan terakhir sebanyak 35 kasus dengan 45 tersangka,” terang Kapolres.

“Saya menghimbau kepada kita semua untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Terlebih pada pelaksanaan ibadah pada bulan suci ramadhan merupakan sesuatu yang mutlak harus diterapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, yang telah berusaha untuk mengendalikan penyakit masyarakat seperti judi, miras prostitusi, psikotropika dan kenalpot racing.

“Fokus kita bisa lebih khusyu dalam menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan. Dan kita patut berbangga memiliki Kapolres yang sangat sigap dan berusaha memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

“Ini tahun kedua covid melanda Indonesia, penerapan prokes di masjid atau mushola juga merupakan tanggung jawab kita semua, bukan cuma tanggung jawab DKM atau panitia di masjid atau mushola tapi menjadi tanggung jawab bersama agar kita bisa terbebas dari pandemi,” ucapnya.

“Kita bersyukur masih bisa dipertemukan lagi dengan bulan ramadhan, yang belum tentu kedepannya kita bisa bertemu kembali,” pungkas Cellica.

(Marlina)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates